5 Cara Ini Bisa Mempercepat Move ON

Sumber gambar di sini

Seorang adik tingkat bercerita pada saya, long time ago, bahwa doi sedang dalam masa dimana ingin sekali move on, tapi koq susyeh banget. Entah ya, padahal saya bukan mama dedeh, yang suka jadi tempat curhat tapi enggak ada salahnya juga saya mencoba sharing atas apa yang bisa saya jawab mengenai persoalan itu.

Dan sebenarnya bukan cuma adik tingkat saya itu saja yang pernah konsul demikian, beberapa orang yang kebetulan dekat dengan saya juga pernah menanyakan tips serupa agar segera bisa move on. Saya kadang merasa lucu saat menuliskan ini kembali, karena menjawab hal itu membuat saya seperti sedang menasehati diri saya ratusan tahun silam, wkwkwk, kesannya eike tue bener yak :D

Ya, setiap orang mungkin pernah ada di masa yang kurang menyenangkan. Ada yang mungkin pernah merasa dikhianati, mungkin ada yang pernah merasa disakiti, dan sebagainya. Apalagi kalau kasusnya soal asmara. Fuuuh #niupDandelion

Maka, mungkin, mungkin sharing yang akan saya tulis ini bisa sedikit membantu siapapun yang sedang merasakan itu.

Berikut ini ada 5 cara yang bisa mempercepat kita untuk bisa Move ON.


1. Terima kenyataan


Sebelum ngebahas yang lain, saya cukup merasakan poin ini sangat mempermudah kita untuk melakukan hal-hal selanjutnya. Emang sih, menerima kenyataan yang kurang menyenangkan itu enggak gampang broh, sist.

Tapi, kalau kita lebih memilih menerimanya, sebenarnya akan jadi ajaib, khususnya lebih bisa bikin kita waras. Karena emang, urusan sakit hati itu cenderung bikin kita depresi. Pengalaman at once upon time. Hahaha.

Jadi, step pertama untuk bisa Move On adalah, secara sadar-sadarnya, bahwa yang udah terjadi ya udahlah. Terima kenyataan itu dengan seterima-terimanya. Karena kita enggak tahu, hikmah dan hadiah apa yang sebenarnya akan Allah berikan pada kita setelah ini.

2. Ikhlas


Broh, sist, ngomongin poin yang ini nih emang enggak ada habisnya. Tapi, kalau kita udah bisa nerima kenyataan, lambat laun hati kita akan jadi ikhlas. Dan ikhlas memang tak semudah tulisannya. Tapi, kalau kita memastikan diri ada di poin satu tadi, insya Allah ikhlas pun akan menjadi lebih mudah dijalani.

Sumber gambar klik di sini

Kalau kita sudah ikhlas, maka kita enggak akan membanding-bandingkan apa yang terjadi pada diri kita dengan orang lain. Kita enggak lagi mengutuk diri sendiri karena enggak mendapatkan apa yang kita inginkan. Dan enggak pula menyumpahi orang yang bersangkutan.

Toh, hidup ternyata lebih indah setelah kita sadari bahwa semua takdirNya adalah untuk kebaikan kita sendiri. Dan pada akhirnya, kita secara naluriah, jadi latihan untuk selalu berbaik sangka pada Allah atas semua yang terjadi.

3.  Stop stalking 

Nah ini, kalau kita emang udah melakukan dua poin di atas, saya kira kita tidak usah sibuk untuk stalking apapun tentang dia. Jangan cuma karena alasan enggak mau mutusin silaturahmi, akhirnya kita sering sekali nengokin akun medsosnya doi.

Whatever. Karena, untuk awal-awal usaha kita bisa move on adalah dengan tidak menghadirkan kenangan apapun tentangnya. Ya kali katanya mau move on, tapi malah mantengin medsosnya. Helloooo, itu ibarat pengen diet, tapi porsi makannya enggak dikurangi atau bahkan malah nambah teros. Kan kezel sendiri jadinya. Wkwkkwk.

Ya kalau misalkan sesekali kita enggak sengaja ketemu doi, ya enggak usah juga buang muka. Karena emang muka bukan untuk dibuang. Karena muka bukan sampah #apasih. Jadi,  kalau kita emang enggak sengaja ketemu doi, atau enggak sengaja ngeliat statusnya lewat, ya udah cukup senyum sopan aja.

Terus skip dorongan-dorongan ingin stalking tentang dia lebih lanjut. Percuma broh, sist, karena daun yang jatuh enggak bisa nempel lagi di dahannya, kecuali daun atau pohonnya imitasi. :D

4. Mendekat ke Allah

Bukan rahasia umum, kalau kita lebih gampang inget Allah pada saat kita sedih. Jadi kalau kita emang lagi patah hati, literally mungkin itu cara Allah negur kita supaya inget sama Allah dan mau mendekat pada-Nya lagi.

Mungkin kita abai sama kode-kode yang Allah kasih. Maka, momentum sakit hati bisa jadi sebuah anugerah karena akhirnya kita back to the right track.

Dan semoga setelah kita mendekat pada-Nya, kita akan lebih sering lagi mengingat Allah. Enggak hanya pada saat sedih, tapi juga pada saat bahagia. Enggak hanya pada saat senggang, tapi juga pada saat sibuk.

Karena sungguh, hanya dengan mengingatNya hati kita jadi tenteram. Sebagaimana yang disebutkan dalam kalamNya. QS Ar-Ra'd :28

5. Sibukkan diri


Langkah selanjutnya adalah, sibukkan diri dengan hal positif. Entah itu ikut kegiatan karang taruna, atau ikut kegiatan mahasiswa kalau emang masih jadi mahasiswa, atau aktif di kajian rutin yang di adakan di lingkungan sekitar, atau melakukan aksi sosial lainnya.

Atau melakukan hobi yang positif, menulis kek, menyulam kek, baking kue kek, main sepak bola kek, hobi apapun yang disuka, kerjain lebih sering.

Atau juga kalau sedang di rumah, bisa juga melakukan serangkaian deret pekerjaan rumah. Misal nyuci piring lebih rajin, ngepel lebih sering, nyapu lebih luas, atau whatever lah yang penting kita sibuk. Paling nanti emak kita heran pas ngelihat kita jadi sibuk banget di rumah, lah anak gue kesambet apa ya, jadi rajin begini. Wkwkwk.

Eh tapi, mending sibuk ngerjain sesuatu yang bisa ngeringanin atau ngebantu orang-orang di sekitar kita kan, khususnya orangtua, lebih berfaedah dan berpahala.

Karena kalau ada waktu senggang dikit, itu membuat rentan dengan ngelamun atau stalking yang enggak perlu dan enggak penting. Hahaha.

Nah, insya Allah kalau semua poin di atas udah dilakukan, kita bisa jadi lebih cepat Move ON.

Meskipun emang durasi lebih cepat tiap orang berbeda-beda. Tapi paling enggak, dengan melakukan kelima hal di atas, waktu kita enggak terbuang sia-sia untuk menyesali sesuatu yang sudah berlalu.

Oke broh, sist, semoga bermanfaat.



Salam,
Djayanti Nakhla Andonesi

8 komentar:

  1. Setuju banget deh tips-tipsnya, terutama menyibukkan diri, ampuh pisan..

    BalasHapus
  2. Tambahin 1 mbak... banyakin istigfar 😁😁 karena masa lalu itu akan selalu mebayangi hahaha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betuuuul banyak2 istigfar juga, btw kayaknya pengalaman pernah patah hati nih ya masbro? #eh #kabooor :D

      Hapus
  3. Tips yg no 5 paling ampuh menurutku. Sibukkan diri, mka kepikiran buat patah hati dan melow galau jd berkurang. Aku ngelakuin ini jg dulu wktu patah hati. Eaaa.

    BalasHapus
  4. sepakat banget dengan poin di ast terutama yang mendekatkan diri ke Allah...heheh

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mbak ziee 😘 salam super mbak 💖

      Hapus

Momen Indah saat Lebaran Idul FItri

Ada banyak momen yang indah pada saat lebaran. Sebagai mana yang dialami oleh muslim umumnya. Dan beberapa di bawah ini adalah momen terin...