Ini Keunikan Tempat Wisata Pantai yang Menawarkan Keindahan Alam di Bekasi

Masih ingat beberapa tahun yang lalu kota Bekasi di Jawa Barat viral dengan candaan bahwa kota ini berada di Planet lain dan jauh dari Jakarta. Belum lagi kotanya identik dengan panas, jalanan rusak dan selalu macet. Namun, dibalik itu semua, terdapat berbagai macam tempat wisata di bekasi yang benar-benar membuat kota ini menjadi berbeda. Kalau Bekasi yang jauh dari Jakarta disebut planet lain, kira-kira Karawang disebut apa ya, Galaksi lain?
Bekasi tentunya punya tempat-tempat wisata yang bisa dikunjungi saat musim liburan atau weekend. Kali ini Saya ingin berbagi informasi wisata berupa pantai yang ada di Bekasi. Letaknya memang tidak berada di tengah kota, namun tetap saja pantai-pantai  ini menawarkan keindahan tersendiri.

Berjalan di Jembatan Cinta Pantai Marunda


Mendengar nama Pantai Marunda, hal pertama yang teringat di pikiran kita adalah pantai ini seharusnya berada di Jakarta, tepatnya di bagian Utara. Betul, Pantai ini berada di Jakarta Utara, namun sisi lain dari Pantai Marunda ini juga menjadi miliki Bekasi. Secara geografisnya membuat Pantai Marunda  merupakan perbatasan antara Jakarta Utara dan Bekasi.

Jika memilih berkunjung dari Bekasi, pengunjung akan menemukan sebuah gerbang yang bertuliskan "Menuju Jembatan Cinta.” Jembatan ini letaknya berada dekat dengan perkampungan warga. Sesampainya di sana, ada sebuah dermaga dan sebuah jembatan yang diberi nama Jembatan Cinta. Meski diberi nama demikian, mengunjungi tempat ini tidak harus bersama pasangan, buat yang masih sendiri boleh juga kok! Oh ya, jembatan dan dermaga ini adalah bagian dari Pusat Restorasi dan Pembelajaran Mangrove (PRPM) Kabupaten Bekasi. Tujuannya sederhana, dengan kehadiran dermaga ini nantinya diharapkan proses restorasi hutan Mangrove di Bekasi akan berjalan dengan baik. Apalagi sebelumnya Pantai Marunda ini sebenarnya sudah mengalami kerusakan yang cukup parah karena tidak dirawat.

Sisi alami Pantai Muara Bendera  Bekasi
Kegiatan di Muara Bendera
sumber gambar : tempatwisataunik.com
Sisi alami Bekasi akan terlihat jika pengunjung datang menuju Pantai Muara Bendera. Terletak di Desa Pantai Bahagia, Muara Bndera memiliki pesona yang cantik. Bisa dibilang pantai ini adalah yang paling asri dibandingkan dengan pantai-pantai yang lainnya. Pantai ini sendiri masih termasuk area hutan Mangorove yang akan diresotrasi dan dilindungi. Harus berhati-hati ya, di sekitar pantai akan ditemukan beberapa hewan liar seperti Buaya dan Lutung Hitam.

Pantai Mekar


sumber gambar : wisata-tanahair.com

Tempat wisata di Bekasi yang memiliki keindahan melalui pantai berikutnya adalah Pantai Mekar yang terletak di Desa Pantai Mekar. Hampir sama dengan beberapa pantai lainnya di Bekasi yang memiliki kawasan hutan Mangrove. Meskipun hutan Mangorve masih dalam tahap perkembangan untuk direstorasi, namun pengunjung masih bisa datang dan melihat keindahan alam di Pantai Mekar.
Keunikan yang bisa ditemukan di pantai ini adalah kehadiran Gazebo-gazebo yang sengaja di tempatkan di tengah laut. Biasanya Gazebo ini dijadikan sebagai tempat untuk memancing bagi warga dan nelayan yang tinggal di sekitar pantai. 
Sekarang, Gazebo ini ternyata bisa digunakan oleh pengunjung untuk bersantai sambil menikmati keindahan laut dari bagian tengahnya.

4.  Pantai Muara Gembong
sumber gambar : pesonawisataindonesia.com


Terakhir, pantai di Bekasi dengan hutan Mangrovenya akan ditemukan di Pantai Muara Gembong. Hutan Mangrovenya seperti hutan-hutan yang ada di Kalimantan atau sebagian Indonesia Timur. Pengunjung berkesempatan untuk menyusuri Hutan-Hutan Mangrove ini dengan menggunakan perahu sampan, menikmati pemandangan pohon-pohon bakau di sekelilingnya serasa berada di alam liar. Berwisata di Pantai Mura Gembong dan menyusuri kawasan Mangrovenya biayanya sebesar Rp 70.000.

Namun, percayalah, pengunjung akan benar-benar terpuasakan dengan keindahan pantai-pantai yang ada di Bekasi karena dipenuhi dengan Hutan Mangrovenya.  Untuk dapat menikmati suasana pantai sekaligus Hutan Mangrove, pengunjung bisa membeli tiketnya langsung di situs resmi Traveloka.

Wow! Ada PMR bagi UMKM

PMR bagi UMKM? Maksudnya apa tuh?

Apakah UMKM sedang terluka sehingga perlu Palang Merah Remaja? Ups, bukan. Bukan PMR itu yang saya maksud. Hehehe.

PMR di sini adalah akronim dari Pelatihan Manajemen Ritel. Sounds interesting, yes?


Ya. Memang sangat menarik. Saya sendiri baru perdana mengikutinya.

Kebetulan beberapa hari yang lalu, tepatnya pada hari Senin 20 November 2017, saya dan teman-teman FLP Karawang juga Blogger Karawang, diundang oleh Manajemen Alfamart untuk menghadiri kegiatan Pelatihan Manajemen Ritel bagi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kantor Alfamart yang berada di ‘jalan baru’ alternatif Tanjung Pura-Polres Karawang.


Pak Doni Manajer SSP, sedang memberikan sambutan


Tak bisa dipungkiri, selalu ada sangkaan bahwa kehadiran Alfamart ini terkesan menyingkirkan para pelaku UMKM seperti warung kelontong dan sejenisnya. Namun ternyata, kegiatan PMR bagi UMKM ini menepis sangkaan itu.

Ya. Kegiatan positif ini ternyata rutin diadakan oleh Alfamart, sebagai bentuk tanggung jawab sosial kepada pelaku usaha di sekitar Alfamart.

Peserta yang hadir juga cukup banyak, berasal dari berbagai penjuru mata angin Karawang. Hehe. Ada yang dari Cikampek, ada yang dari Kosambi, bahkan dari Telagasari dan Wadas.
Bahkan dari beberapa peserta pelatihan, ada yang sudah sampai 3 kali mengikuti pelatihan ini. Beneran niaaaaat. Padahal mereka udah banyak yang sepuh. Perlu dicontoh tuh semangat belajarnya. 

Pak Akmal sedang menjelaskan


never give up, vrooooh 
  

Dewasa ini, warung kelontong atau warung eceran kerap menjadi pilihan bagi mereka yang ingin memulai usaha. Selain karena modal yang relatif kecil, pengelolaannya dianggap mudah dan keuntungan yang relatif besar menjadi daya tari tersendiri bagi sebagian orang untuk memiliki usaha warung eceran ini.

Namun, pada praktiknya, usaha mikro menengah ini banyak yang tidak berkembang, bahkan merugi.
Maka, pelatihan yang diadakan oleh Alfamart ini, diharapkan menjadi solusi bagi para pelaku UMKM yang ingin mengembangkan usaha warung kelontong atau warung ecerannya.

Bu Elisa dan Pak Akmal, selaku Member Relations Coordinator, menjelaskan panjang lebar mengenai manajemen ritel modern.

bu Elisa


Oh iya, bagi yang belum tahu, ritel itu apa, sini saya bisikin. Ritel adalah Suatu usaha yang menjual barang atau jasa (secara eceran) untuk memenuhi kebutuhan pribadi, keluarga dan rumah tangga.
Dan jenis-jenis ritel modern di Indonesia cukup banyak. Ada kategori minimarket, supermarket, Convience Store, dan Hypermart. Nah, kalau Alfamart masuk ke kategori minimarket, sedangkan Alfamidi masuk kategori Supermarket.

Beda Alfamart dan Alfa Midi, terletak di kapasitas barang yang disediakan. Namun, baik Alfamart ataupun Alfamidi, keduanya sama-sama satu grup PT Sumber Alfaria Trijaya tbk I. Dan tentu saja, kesamaan dari keduanya adalah sama-sama ritel modern. Artinya ‘warung’ yang pengelolaannya sudah lebih maju dan modern.

Lalu, apakah warung kelontong bisa seperti ritel modern? Bisa banget, dan kudu Bisa. Hahaha, maksa amat ya gue :D eh tapi beneran loh, pasti bisa.
Karena pada dasarnya, prinsip pengelelolaan ritel modern, bisa diterapkan oleh siapa saja.
Kunci pengelolaan yang baik yang bisa dicontoh dari Ritel modern adalah 4 M.

Hah? 4 Milyar?

Bukan. Bukan itu singkatannya. Maksud 4 M di sini adalah :
  1. Mengelola Persediaan
  2. Mengelola Administrasi
  3. Memelihara warung
  4. Melayani sepenuh hati

Mau lanjut bahas satu-satu enggak nih? kalau mau, saya lanjut. Kalau enggak mau, saya tetep lanjutin. Wkwkwkwk.  

 1. Mengelola persediaan

Mengelola persediaan bisa dimulai dari

Ø  Menentukan produk jual.

Ya, karena seorang pedagang harus mengenal produk yang akan dijual dan lingkungan sekitar untuk memenuhi kebutuhan (minat) pembeli dan memaksimalkan penjualan sesuai dengan kebutuhan pasar.

Ø  Order / Pemesanan barang
Yang perlu diperhatikan adalah :

·         pergerakan barang.
Kita harus bisa mengatur FIFO barang, alias First In First Out. Artinya, barang yang ada di stok warung dengan barang yang baru saja dibeli, harus tertib. Jangan sampai ada yang expired.

·         Ketersediaan barang
Warung yang sehat adalah warung yang barangnya cukup tersedia. Artinya, tidak kekurangan stok jika ada pembeli yang datang. Nah, Alfa mart dalam hal ini menggandeng para pelaku warung kelontong/eceran untuk menjadi mitra. Agar persediaan barang warung kelontong selalu tersedia.

Dalam programnya, Alfamart membuat program SSP alias Sales Store Point.
Nanti saya bisikin juga deh apa itu SSP.

·       Penataan barang
Tahukah kawan, bahwa penataan barang ini sangat penting? Penataan barang juga sangat berpengaruh pada omset penjualan warung kelontong.

Coba deh, perhatikan, kenapa ritel modern omset nya besar? Karena, dari segi penataan barangnya juga bagus. Rapi. Tertib.

Kalau nata barang aja udah amburadul, pembeli pasti mikir dua kali untuk menjadi pelanggan di kemudian hari, karena udah pusing duluan lihat kondisi warung yang amburadul. #pusingpalaojan

Nah, tipsnya adalah,
o   usahakan merek barang menghadap ke depan (menghadap ke pandangan pembeli),
o   susun barang agar terlihat penuh,
o   rutin cek expired,
o   jaga kerapihan penataan barang.

Oh iya, coba deh list 20 barang yang paliiiiiiing laku di kios temen-temen. Nah, dari list itu, perbanyak stoknya, jangan sampe habis. Terus, pajang supaya gampang kelihatan. Jaga kualitasnya, dan harga sesuai pasar.

·         Penanganan Barang Dagangan
o   Hindari panas matahari langsung
o   Bersihkan barang secara berkala
o   Kelompokkan barang yang sejenis
o   Pisahkan barang yang rusak dengan yang baik
o   Hindari tumpukan yang berlebihan, apalagi tumpukan hutang #eaaaaa
o   Letakkan barang yang berat di posisi paling bawah

Jadi jangan heran yah kalau ada petugas Alfamart yang lagi jongkok-jongkok di depan etalase barang sambil bawa lap atau alat kebersihan, pas kita lagi milih produk, karena doi ternyata lagi menjalankan poin ini.

2.  Mengelola Administrasi.


Kadang, kita suka males mengelola administrasi. Tapi, setelah baca ini, jangan males lagi ya. Karena, ternyata, ritel sukses karena pengelolaan administrasi yang baik. Kalau mau ikutan sukses, ikuti juga langkah-langkahnya ya.

·         Sediakan buku transaksi harian
·         Menghitung laba rugi
·         Catatan persediaan

Enggak mesti nunggu jadi sarjana ekonomi koq, untuk bisa membuat buku transaksi harian. Buat buku harian yang sederhana saja.
Yang penting, ada rekapnya. Modal kita berapa, biaya operasional berapa, transaksinya apa saja, dan berapa keuntungan yang didapat.

Jangan sampai, kita buka warung selama ini, tapi enggak pernah tahu, keuntungan persisnya berapa, jadi kesannya rugiiiii mulu, soalnya kebanyakan biaya operasionalnya sih, hihihihi. #tepokjidat

3. Memelihara Warung

Nah, ini. Ini juga enggak kalah penting kalau mau warungnya laku.

Pastikan warung dalam keadaan bersih, rapi, wangi kalau perlu. InsyaAllah, pembeli juga pasti bakal balik lagi, bukan karena uang kembaliannya ketinggalan, tapi karena jatuh hati pada kebersihan warungnya.

Kita kalau ke ritel modern suka ngerasa nyaman kan? nah, salah satunya, karena ritel modern selalu memelihara warungnya dengan baik.

Pasti warung kelontong juga bisa lebih bersih dari ritel modern dong? ^_^


4. Melayani Sepenuh Hati


“Selamat datang di Alfamart.” 
Sering denger kalimat gitu yah kalau berkunjung ke ALfamart?
Petugas-petugas ritel memang dididik untuk menjaga pelayanan dengan baik. Karena salah satu faktor yang menyebabkan pembeli berubah jadi pelanggan adalah melayani dengan sepenuh hati.

Yang dari hati pasti nyampe ke hati. Gitu kata orang bijak. Jadi, mulai sekarang, yuk biasakan melayani dengan hati. ^_^

Oke. Itu tadi ringkasan 4 M yang bisa diterapkan oleh para pelaku UMKM agar bisa sukses seperti para pelaku Ritel Modern.

Manajemen Alfa mart bersama FLP Karawang

Manajemen Alfa mart bersama komunitas Blogger Karawang


Oh iya, tadi saya sempat menyebut-nyebut SSP yah. Apa sih SSP itu?

SSP atau Sales Store Poin adalah program kemitraan dari Alfamart untuk pedagang warung dalam upaya pemenuhan kebutuhan barang dagangan.

Pedagang warung kelontong boleh koq gabung jadi member SSP. Nanti tinggal datang aja ke Alfamart, tanyakan ke kasirnya, dimana kantor SSP dan nanti akan di arahkan ke kantor SSP terdekat. Syarat dan ketentuannya nanti dijelaskan langsung oleh SSP setempat.
Meskipun pelatihan kemarin adalah kali terakhir di tahun 2017, enggak usah khawatir. Karena, rencanya, tahun depan juga akan diadakan pelatihan serupa dengan konten yang lebih menarik dan ditambah dengan modul-modul binaan agar lebih bisa lebih dipraktekan.

Karena memang, Pelatihan Manajemen Ritel ini sudah menjadi social responsibility yang dijalanlan Alfamart sebagai dorongan usaha ritel tradisional. Maka tidak heran juga jika hingga bulan Juni 2017, ALfamart sudah berhasil menggandeng 555 pemilik warung untuk menjadi mitra melalui program Outlet Binaan Almart (OBA), yang sistemnya juga sudah ter-gadget-able. Para member SSP atau yang tergabung dalam OBA ini bisa melakukan transaksi melalui aplikasi internet khusus yang telah disediakan.

Para peserta PMR bagi UMKM 20-11-17


Hm, semoga kegiatan positif yang diadakan oleh Alfamart ini juga bisa dicontoh oleh pelaku usaha lainnya, sehingga akan lebih banyak lagi manfaat yang didapatkan bagi masyarakat sekitar. Aamiin.

Salam,
Djayanti Nakhla Andonesi
Karawang

Seberapa Penting sih Rutin Makan Buah dan Sayur?

Images from here

Dears, Buah dan Sayur itu punya peranan yang penting ya untuk kesehatan tubuh. Sebagian besar dari kita juga pasti sudah tahu ya, kalau kita perlu banget mengkonsumsi buah dan sayur.
Diantara manfaat makan buah dan sayur secara rutin, ini nih:

Bila Pikiran dan Hati Sinyalnya 4G

Images from here

Apa maksud judul postingan ini? Emangnya pikiran dan hati bisa 4G? Hihi, bisa lah. Tapi, bukan 4G seperti 4Gnya sinyal gadget, ya.

Maksud saya, 4G di sini adalah ; Galau, Gundah, Gelisah, Gondok.
Yup. Bila pikiran dan hati sinyalnya sedang mengalami salah satu atau bahkan semua dari 4G yang sudah disebutkan di atas, berarti kita sedang dalam keadaan gawat darurat. Harus ada penanganan yang tepat. Agar sinyal 4G di hati itu bisa segera hilang. Kalau gadget dapat sinyal 4G sih enak ya, lah kalau pikiran dan hati yang sedang bersinyal 4G? alamak! Capek, lah.

Penyebab pikiran dan hati bersinyal 4G ini macam-macam. Namun intinya adalah apa yang harus kita lakukan alias penanganan apa yang sepatutnya kita perbuat untuk mengatasi 4G hati ini?

7 Manfaat Mandi Madu dan Cara Praktis Melakukannya

This picture taken from here
Dears, madu itu sangat luarr biasa khasiatnya. Pantas saja, Rosulullah sampai mewanti-wanti kita untuk mengkonsumsinya.

Ada banyak cara untuk mengkonsumsinya, tergantung khasiat apa yang diinginkan. Mulai dari langsung diminum sampai dipakai untuk mandi.
Mandi madu? Hm, pasti sebagian sudah tahu ya, bagaimana khasiat madu bagi kesehatan kita, termasuk  kesehatan kulit tentunya.

Berikut kita uraikan 7 manfaat mandi madu ya, dears.

Pelajaran dari Samurai

Judul buku : Samurai Kazegatana (Pedang Angin)
Penulis : Ichirou Yukiyama
Penerbit : Penerbit Qanita
Tahun terbit : cetakan 1, 2009
Tebal buku : 352 halaman.
image
sumber foto : Koleksi pribadi
Pada zaman feodal Jepang, perang sering berkecamuk di antara para daimyou yang berebut kekuasaan dan wilayah. Banyak kelompok yang

Katakan 'sayang' Pada Tempatnya

“Hati kadang sedih kalau inget itu.” Gadis itu membuka obrolan.
“Sedih kenapa? inget apa?” tanyaku yang belum sempat kutanyakan. Tapi langsung dia jelaskan.
“Dulu dia dekeeeeet banget sama aku. Tapi pas dia mau nikah, koq aku agak-agak gimanaa gitu.”
“Agak-agak gitu gimana?” tanyaku belum paham.

Jangan-jangan Samakan :D *

Kau tahu, bahwa kita sebagai manusia, dilahirkan dengan keunikan masing-masing. Tak mungkin ada orang yang persis sama, bahkan kembar identik sekalipun. Silakan cek saja.
Dan
saya, walaubagaimana pun keadaan saya, selalu percaya diri sebagai diri saya sendiri.
Saya pun tak pernah ngotot untuk menyama-nyamakan orang lain. Karena, jujur saya sendiri tak pernah setuju disama-samakan dengan orang lain, hehe. Sekalipun,  misalnya, saya dibilang mirip Pretty Shinta, *pret banget iya  :D* atau ada yang bilang saya mirip Nabila Syakieb *kalau diliat dari ujung monas, pake sedotan es :p*, saya tetap tidak mau disamakan.
Jadi, ketika ada orang baru di komunitas (untuk tak terlalu menyebutnya pabrik, LoL) yang saya geluti, yang kemudian teman-teman (sebagian sih) heboh menyama-nyamakannya dengan saya atau menyama-nyamakan saya dengannya, saya tegas menolak kesamaan itu.
Saya lebih senang disebut seperti ibu saya. Atau saya lebih senang kalau ‘pengganti’ saya adalah anak saya, bukan orang lain.
Saya sangat menghormati perbedaan, jadi saya tak suka bila ada yang memaksakan seseorang harus sama dengan saya, atau saya harus sama dengan orang lain.
Saya percaya diri dengan diri saya sendiri (mudah-mudahan tidak overdosis rasa pede-nya :p ).
Saya bangga jadi diri saya sendiri, bukan jadi ‘plagiat’ orang lain.
See, stop menyama-nyamakan saya dengannya. #Eaaaaa😀
Demikian. So, guys… ‘selamilah’ dulu perasaan orang lain, sekalipun hal yang dianggap sepele, sebelum ngotot mengajukan pendapat yang berhubungan dengan orang lain itu.
^^
@Ruko sebuah Pempek
Jln. Niaga, Karawang

Budayakan 'Monggo' di Jalan Gonggo

Tulisan ini adalah tulisan pindahan dari blog lama ku :)
Walau memang sekarang sudah dibenahi jalanya dengan memberi 'akses' masuk baru, serta sekat antara kanan-kiri ke arah jembatan layang sehingga sebagian kendaraan diharuskan untuk berputar arah di bundaran di bawah jembatan layang tersebut. Namun, terkadang memang ada yang memaksa lewat jalan lama sebelahnya, hehe.
Jadi, tulisan ini masih agak relevan ya :)


Image




Macet, siapa coba yang menginginkannya? Jelas, tidak ada. Apalagi sampai berjam-jam. Yang membuat jadwal sampai di suatu tempat menjadi molor, dan menambah pegal selama perjalanan, terlebih bagi pengendara motor, tentu saja. Aduh,sudah pasti tak ada yang mengharapkannya.
Tapi anehnya,

Stop Menjadi Keledai

Detik berganti Menit. Menit berganti jam, jam berganti hari, hari berganti minggu, hingga akhirnya bulan berganti tahun.

Dalam pergantian-pergantian itu, mestinya kita belajar menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Tentunya bukan lebih baik dengan membanding-bandingkan diri dengan orang lain, dan atau justeru akhirnya merasa paling baik sendiri. Bukan. Bukan itu maksudnya.

Harusnya, pada pergantian-pergantian waktu itu bisa menjadi momentum untuk ku, untuk kita semua, bahwa hidup di dunia ini tidaklah langgeng. Akan ada masanya kita berhenti bernafas. Akan ada masanya kita tak lagi bisa menikmati karunia-karunia yang telah Allah berikan pada kita selama kita hidup ini.

Lalu, apa yang harus kita lakukan dengan momentum pergantian-pergantian waktu yang setiap saat terjadi itu? Ya, sudah seyogyanya kita 'tak jadi keledai'. Yang jatuh di lubang yang sama. Yang tak belajar dari kesalahan di masa lampau.
Sumber gambar: orangefloat.flies.wordpress.com

Kita, manusia, memang telah dinobatkan menjadi makhluk yang hilap dan pelupa.

Tapi, tak selamanya waktu kita bernafas kita dalam keadaan tidak sadar, bukan? Maka, alangkah eloknya jika dalam keadaan sadar itulah kita semaksimal mungkin untuk berbenah diri. Bukan, bukan untuk dipuji orang lain. Bukan, bukan untuk mendapatkan penghargaan nobel dari orang lain. Melainkan agar kita lebih menghormati dan bertanggungjawab pada yang telah memberikan kita hidup segratis ini, yakni Allah SWT.

Ya, aku pernah jadi keledai, yang tak juga belajar untuk memperbaiki kesalahan. Maka, pada momentum kali ini, aku mengajak diriku sendiri untuk stop menjadi keledai. Karena, aku tahu, esok belum tentu aku masih hidup untuk memperbaikinya. Belum tentu menit selanjutnya aku masih bisa berleha-leha untuk menghindar dari tanggung jawabku sebagai makhluk Tuhan yang telah diberi banyak anugerah dan nikmat dariNya.

Yassalam …
Maafkan… karena aku ini lemah, tak punya daya dan upaya melainkan dengan upaya dan kekuatanMu,  tapi sering kali sombong dengan menganggap bahwa usia dan karunia yang Kau titipkan ini masihlah lama untuk ku kembalikan.

Yassalam …
Maafkan… karena aku ini hina, tapi masih juga malas untuk ‘membersihkan diri’ dari dosa dan maksiat yang telah kuperbuat.

Yassalam …
Maafkan… karena aku ini tak tahu apa-apa, tapi masih juga belagu untuk melakukan hal-hal dalam hidup tanpa petunjuk-Mu.

Yassalam …
Maafkan… karena aku ini rendah, tapi masih juga merasa tinggi untuk sering-sering sujud di hadapanMu.

Yassalam … izinkan, izinkanlah aku menjadi bagian dari cinta-Mu. Izinkanlah aku menjadi golongan hamba-hamba yang bertaubat dan istiqomat di jalan-Mu. Izinkanlah aku menjadi makhluk yang Engkau ridhoi…. Aamiin.

Salam,
Djayanti Nakhla Andonesi
Satu satu dua kosong satu tujuh
Di Kamojing

Dari Rimba Afrika sampai Konstantinopel

‘Meledak!’ Satu kata yang paling mewakili isi buku ini, menurut saya. Eits, bukan isinya anarkis apalagi radikalis. Meledak yang saya ...