Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Desember 18, 2016

Aleppo, Timnas dan Secangkir Tanda Tanya

Secangkir kopi seven elemen karya anak bangsa, sudah terhidang di depanku. Kusesap perlahan. Kunikmati dalam-dalam. Efeknya menenangkan. Tetapi, memang tak bisa menghalau tanda tanya besar dalam diriku terhadap banyaknya fenomena yang juga terhidang di depan mata.



Aku terhenyak. Membaca kabar. Aleppo semakin mengenaskan. Rezim Assad semakin mengerikan. Hak Asasi Manusia sudah tak lagi diindahkan. Keadaannya sudah berada di luar batas akal dan jiwa sehat kemanusiaan. Anak-anak yang tiada berdosa, wanita-wanita muslimah yang teraniaya, dan orang-orang mukmin semuanya dibantai begitu keji oleh pemimpin yang berdarah syi’ah laknatullah itu, dibantu oleh sekutu-sekutu vampirnya. Kita sudah tahu, siapa saja sekutunya, antara lain : Rusia, Cina, dan Iran. Mereka punya nafas yang sama. Komunis.

Dan aku lebih terhenyak, ketika mengetahui, kepala negara dari muslim terbesar di dunia, mengambil langkah ‘abstain’ saat voting untuk membela kaum yang tertindas lahir batin di Aleppo sana. Dengan dal…