Rabu, 14 September 2016

Potret Hari Jadi Karawang Ke 383

383, bukan angka yang pendek. Ada banyak proses yang dilalui di dalamnya. Jatuh bangun. Derai air mata. Gelak tawa. Putus asa. Derap harap. Pro kontra. Kalah menang. Dan
semilyar suasana tentu pernah menghiasai hari-hari kota pangkal Perjuangan beserta penduduknya ini.
Kota yang punya peran yang sangat krusial bagi Negara, sekaligus kota yang sering dilupakan sejarahnya.

Sebagai orang yang lahir dan besar di Karawang, saya sangat mencintai kota ini.
Dan karena cinta, saya ingin mengutarakan hal yang banyak sekali.

Namun, untuk saat ini, saya akan posting foto-foto yang kemarin sempat saya dapatkan. Meski sebenarnya saya enggak sengaja motonya :D, soalnya niatnya, saya sama suami pergi beli herbal, eeeh kejebak macet, dan ternyata macetnya karena  semua sedang memperingati hari jadi Karawang yang ke-383  ^_^






Ibu2 Sosialita eh Sindenita :j

pesertanya dari berbagai penjuru Karawang

tagline nya kece ^^

berbagai komunitas hadir

beberapa peserta yang berhasil terfoto

pesertanya sabar menanti jadwal pawai

Jalan ke Tuparev dialihkan sampai acara pawai selesai

Delman, kalau orang sini nyebutnya : SADO ;)

Jalanan Tuparev

Dialihkan suruh nyempil2 ke pasar, karena jalan tuparev muacet :v

Ada kambing dan rumput jadi-jadian :D hehehe, lucu kostumnya

Bupatinya jauh untuk difoto, jadi fokusnya ke kaos si bapak2 aja deh :D


Wilujeng dinten janten Karawang anu ka 383, ^_^

Semoga lebih baik lagi, baik dari sistem pemerintahannya, akhlak warganya, tata letak kotanya, dan lain-lainnya. ^^


Salam,
Djayanti Nakhla Andonesi
@ Telukjambe

2 komentar:

  1. Aku cuma sekali ke kerawang dan pinggiran karawang, waktu itu sama2 menghadiri kawinan, ternyata karawang udah tua banget :D

    BalasHapus
  2. ooh gitu, waktu kapan mbak, mand? Kenapa enggak mampir ke akuuuw? :(
    hehe.
    Iya, nih, Karawang udah mayan sepuh hehehehe

    BalasHapus