Langsung ke konten utama

Selamat jalan Ibu kontrakan, Ayahanda Teman, dan Severus Snape

Pagi ini, di hari yang sama, saya mendapat 3 kabar duka sekaligus.

Innalillahi wa inna ilaihi roji'un

Pertama,
saat saya sedang sarapan, tetiba Mama saya mendapat sms dari temannya. Mengabarkan bahwa orang yang kami kenal baik, telah berpulang ke rahmatullah semalam. Dia adalah, orang yang dulu jadi Ibu kontrakan pertama saya dan suami.

Mendengar kepulangannya yang memilukan, membuat nafsu makan saya seketika hilang. Apalagi ketiga putri beliau masih anak-anak, satu di antaranya baru berusia satu tahun.

Almarhumah adalah orang baik selama saya kenal. Dia juga orang yang sabar, bahkan sakit yang di deritanya sebelum kepulangan cukup mengkhawatirkan. Almarhumah senantiasa ramah, maka tak heran putri-putrinya mewarisi keramahan ibunya.

Ya Allah ... semoga amal ibadah beliau diterimaNya, dan keluarga yang ditinggalkan khususnya putri-putrinya diberi ketabahan. Aamiin.

Saya pun menyadari sesuatu. Masya Allah, beliau meninggal di malam jumat. Saya langsung teringat:

Dari Abdullah bin Amr bin Ash Radhiyallahu 'anhu, Rasulullah Shallallahu' alaihi wa sallam bersabda,

Setiap muslim yang meninggal di hari jumat atau malam jumat, maka Allah akan memberikan perlindungan baginya dari fitnah kubur. (HR. Ahmad 6739, Turmudzi 1074 dan dihasankan al-Albani).


Masya Allah, semoga almarhumah husnul khatimah. Aamiin.

Kedua, ketika saya iseng buka facebook, sahabat saya menandai saya sesuatu di postingannya. Doi mengabarkan, kalau ayah teman kampus kami meninggal dunia kemarin. Innalillahi wa inna ilaihi roji'un. 


Untuk ibu kontrakan dan ayahanda teman kami, allahummagfirlahum war hamhum wa 'afihi wa'fu' anhum.
Aamiin.


Ketiga, ketika saya scroll time line fb, saya juga menemukan duka cita, dari salah satu aktor yang membintangi film fenomenal Harry Potter. Ya, aktor yang berperan sebagai orang dingin, Severus Snape, meninggal juga di usia ke 69 waktu setempat.

Saya sempat tersentil dengan komentar fansnya yang intinya merasa tidak percaya bahwa aktor hebat Alan Rickman, bisa meninggal dunia.

Kawan, dengarlah, kematian itu pasti. Tidak pandang bulu. Bukan berarti jika kita orang terkenal, orang penting, kita tidak akan mati. Karena, apapun status kita sekarang, bagaimanapun kondisi kita sekarang, ajal pasti datang. Malaikat Izroil pasti mengundang. Bahkan Izroil sendiri kelak akan wafat.
Karena, kita hanyalah makhluk.
Yang Maha Hidup hanyalah Khalik, Allah SWT.

Ya, sejatinya kematian adalah nasehat bagi kita semua. Mengingatkan kita, bahwa tujuan hidup di dunia bukan untuk disia-siakan. Hidup kita di dunia hanyalah jembatan, menuju hidup yang kekal di akhirat.

Ya, kita tidak pernah tahu, kapan ajal akan menjemput kita. Untuk itu, kita harus senantisa mempersiapkannya, dengan instrospkesi diri, lalu memperbaikinya semata-mata untuk Yang Maha Esa.

Tak ada kata terlambat untuk memulai membenahi diri. Kebaikan begitu mudah untuk kita lakukan setulus hati. Agar ketika di akhirat kelak, kita bangkit dengan wajah yang berseri. Aamiin.

Ah, kiranya, kematian selalu bisa menampar kita, sudahkah kita gunakan sisa usia kita sebaik-baiknya?

Sumber foto : dari Teman


Selamat jalan Ibu kontrakan, ayahanda Teman, dan Severus Snape. Tak ada yang abadi di dunia ini. Sungguh akhirat tempat kembali, dan Allah sebaik-baik usulan diri.


Salam,

Djayanti Nakhla Andonesi

Kaumjaya, Karawang

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bahaya Penggunaan Gadget Yang Kurang Bijak Pada Anak

Hujan, angin, dingin. Badan kurang fit. Sebuah perpaduan yang klop untuk mager di rumah :D. Tapi, karena sudah ada agenda dan agendanya luar biasa penting, akhirnya saya menggeber diri saya untuk tetap menuju lokasi acara. 

Dengan kekuatan bulan (ketahuan amat ya, saya angkatannya sailormoon :D ), salah salah, maksudnya dengan kekuatan lillahi ta’ala dan ridho suami, akhirnya saya membelah hujan dengan deruman kuda mesin hijau kesayangan. 
Tentu sebelum berangkat

Mayako Matsumoto Vs ‘Rezeki anak sholeh’

Beberapa hari yang lalu, teman dekat saya, bercerita bahwa anaknya yang baru kelas satu SD, dibekali tempat minum Tupperware, hilang di dalam kelas.

Sebenarnya awalnya begini, ketika keluar dari kelas dan baru sampai gerbang sekolah, teman saya ngeh, koq botol Tupperware yang dibawa anaknya enggak ada di tas. Lalu,

Serba-serbi Tips Pembuatan E-KTP di Karawang

Tulisan ini, lanjutan dari pengamatan dari Suka Duka Pembuatan E-KTP di Karawang
Jadi prosesnya,  begini.