Langsung ke konten utama

Potret Hari Jadi Karawang Ke 383

383, bukan angka yang pendek. Ada banyak proses yang dilalui di dalamnya. Jatuh bangun. Derai air mata. Gelak tawa. Putus asa. Derap harap. Pro kontra. Kalah menang. Dan
semilyar suasana tentu pernah menghiasai hari-hari kota pangkal Perjuangan beserta penduduknya ini.
Kota yang punya peran yang sangat krusial bagi Negara, sekaligus kota yang sering dilupakan sejarahnya.

Sebagai orang yang lahir dan besar di Karawang, saya sangat mencintai kota ini.
Dan karena cinta, saya ingin mengutarakan hal yang banyak sekali.

Namun, untuk saat ini, saya akan posting foto-foto yang kemarin sempat saya dapatkan. Meski sebenarnya saya enggak sengaja motonya :D, soalnya niatnya, saya sama suami pergi beli herbal, eeeh kejebak macet, dan ternyata macetnya karena  semua sedang memperingati hari jadi Karawang yang ke-383  ^_^






Ibu2 Sosialita eh Sindenita :j

pesertanya dari berbagai penjuru Karawang

tagline nya kece ^^

berbagai komunitas hadir

beberapa peserta yang berhasil terfoto

pesertanya sabar menanti jadwal pawai

Jalan ke Tuparev dialihkan sampai acara pawai selesai

Delman, kalau orang sini nyebutnya : SADO ;)

Jalanan Tuparev

Dialihkan suruh nyempil2 ke pasar, karena jalan tuparev muacet :v

Ada kambing dan rumput jadi-jadian :D hehehe, lucu kostumnya

Bupatinya jauh untuk difoto, jadi fokusnya ke kaos si bapak2 aja deh :D


Wilujeng dinten janten Karawang anu ka 383, ^_^

Semoga lebih baik lagi, baik dari sistem pemerintahannya, akhlak warganya, tata letak kotanya, dan lain-lainnya. ^^


Salam,
Djayanti Nakhla Andonesi
@ Telukjambe

Komentar

  1. Aku cuma sekali ke kerawang dan pinggiran karawang, waktu itu sama2 menghadiri kawinan, ternyata karawang udah tua banget :D

    BalasHapus
  2. ooh gitu, waktu kapan mbak, mand? Kenapa enggak mampir ke akuuuw? :(
    hehe.
    Iya, nih, Karawang udah mayan sepuh hehehehe

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mayako Matsumoto Vs ‘Rezeki anak sholeh’

Beberapa hari yang lalu, teman dekat saya, bercerita bahwa anaknya yang baru kelas satu SD, dibekali tempat minum Tupperware, hilang di dalam kelas.

Sebenarnya awalnya begini, ketika keluar dari kelas dan baru sampai gerbang sekolah, teman saya ngeh, koq botol Tupperware yang dibawa anaknya enggak ada di tas. Lalu,

Akhirnya, setelah 20 tahun, Prancis Kembali menjadi Juara Dunia

Saya bukan bola-adict, tapi saya suka memperhatikan permainan ini. Sebenarnya awal saya mulai memperhatikan sepak bola dunia adalah ketika piala dunia 2002, karena di sana ada Miroslav Klose.
Ah elah, bocah cewek kelas enam SD, tahu apa soal bola. Tapi ya emang begitu kenyataannya, saya mulai tertarik piala dunia sejak melihat ada Uwa Klose di sana. Keren aja gitu melihat gol-gol kecenya waktu itu. Sampai

Bahaya Penggunaan Gadget Yang Kurang Bijak Pada Anak

Hujan, angin, dingin. Badan kurang fit. Sebuah perpaduan yang klop untuk mager di rumah :D. Tapi, karena sudah ada agenda dan agendanya luar biasa penting, akhirnya saya menggeber diri saya untuk tetap menuju lokasi acara. 

Dengan kekuatan bulan (ketahuan amat ya, saya angkatannya sailormoon :D ), salah salah, maksudnya dengan kekuatan lillahi ta’ala dan ridho suami, akhirnya saya membelah hujan dengan deruman kuda mesin hijau kesayangan. 
Tentu sebelum berangkat saya lebih dulu meminum spirulina,androghapis dan HC alias Hpai Coffee, sebagai suplemen alami tubuh, apalagi kondisi badan sedang kurang fit, wajib banget dah jadinya untuk mengkonsumsinya, hehehe.
Jam 7.15 WIB, saya mampir dulu ke bu Yasmin, karena kita akan sama-sama berangkat ke tempat acara. Kalau hari Ahad cerah, sudah bisa dipastikan, jalanan dari bunderan galuh mas-bunderan masjid raya perumnas, pasti padat merayap karena ada kegiatan pasar tumpah. 

Nah, berhubung cuaca sedang gerimis, kami bisa melewatinya dengan cukup …